Aku Benci Perempuan itu….

Aku Benci Perempuan itu….

Aku Benci Perempuan itu….

Aku Benci Perempuan itu….



Aku benci perempuan itu. Perempuan yang selalu dekat & memiliki banyak waktu dgn suamiku – kekasihku. Perempuan yang sering menelpon & sms kekasihku hampir setiap hari. Suara perempuan yang aku benci itu begitu memekakkan telingaku, tidak ada merdu-merdunya sama sekali.
Seandainya saja aku punya kekuatan menyingkirkan
perempuan itu, pasti akan aku lakukan tanpa pikir panjang.
Tapi suamiku sepertinya
membutuhkan kehadiran perempuan yang aku benci itu,
mungkin karena dia
adalah rekan kerja dalm organisasinya,
tapi aku tak suka dari pertama kali b’temu yg hanya sekilas…di RM Padang itu….
Aku sudah berusaha memberikan isyarat kepada
kekasihku bahwa aku tidak menyukai keberadaan
perempuan itu, tanpa hasil,
karena kekasihku tampaknya tidak memahamiku.
Aku masih tetap menyimpan luka dalam diamku.
Perempuan yang bbrpa x
datang ke rumah.meninggalkan
jejaknya dimana-
mana.. menahankan pemandangan yang menarik
kecemburuanku sampai ke ubun-ubun, ketika melihat kekasihku menanggapi gayai manja si perempuan yang aku
benci itu di depanku saat menelpon. Aku semakin sakit melihat kekasihku lebih sering merespone perempuan itu, ia menganggap si petempuan itu
ada dikehidupannya.
Sampai aku yang sering terabaikan oleh kekasihku…tak ada perhatian..
Tanpa pernah mempedulikan
perasaanku.
Aku benci……….benci !!!
Tapi aku diam
Terlihat bodoh, sangat
bodoh…
Posted by yuna larry, Published at 4:03 PM

No comments:

Post a Comment

Copyright © dunia tak selalu indah >